Sabtu, 30 Mei 2020

"RAJA-JAWA" BANTU SEMBUHKAN COVID-19

foto bambang wahyu widayadi
YOGYAKARTA, Sabtu, 30 Mei 2020, Relawan Pemutus Rantai Covid-19 (RPRC) DIY terus melakukan gerilya, membantu pasien yang dinyatakan  reaktif dan positif corona  dengan cara memberikan ramuan jamu jawa (Raja-Jawa) secara gratis.

Pemerintah, mulai Pusat hingga Propinsi dan Kabupaten / Kota sulit mempercayai, bahwa Raja-Jawa bisa membantu proses penyembuhan pasien Covid-19. 

"Kami tidak surut langkah, apalagi ciut nyali. Kami bergerak secara mandiri, tanpa didanai oleh siapapun, kecuali patungan," terang Panji Emas, koordinator RPRC DIY, (30/5/20).

Menurutnya, banyak pasien yang merasa terbantu. Fitriyani (29) karyawan Indogrosir, terang Panji Emas, yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Sleman mengakui manfaat Rja-Jawa, produk Yogyajarta.

Fitriyani masuk RSUD Sabtu  9 Mei 2020. Dia menjalani sampel swab lima kali, tanggal 9, 11, 16  18 dan 22 Mei 2020. Hasilnya negatif, positif, positif, dan negatif, negatif.

"Iya benar saya merasakan, Raja-Jawa pemberian temen-temen RPRC sangat membantu mempercepat kesembuhan. Di badan terasa segar," ujar Fitriyani.

Yang merasa tertolong tidak hanya Fitriyani.  Agus Sudrajat (45) warga  Perum Kasongan Permai, Bangungjiwa, Kecamatan Kasihaan, Kabupaten Bantul memproleh rekomendasi pulang, Kamis 21 Mei 2020 oleh dokter pemeriksa dr. V. Agni Widhiana.
Gunawan & Arif Efendi

Begitu pula dua anaknya, Gunawan serta Arif Efendi cepat keluar dalam hari dan tanggal yang sama dari Rumah Sakit Covid Bambang Lipura setelah dibantu minum Raja-Jawa.
RS Covid Tempat Jumiyatun diraway

Jumiyatun (49) warga RT 14, Wonocatur, Banguntapan, Bantul, senasib dengan Agus Sudrajat. Dia dan kedua anaknya positif, di rawat di RS Covid Bambaglipuro, Bantul.

"Alhamdulilah, Selasa 19 Mei 2020, kami bertiga direkomendasikan pulang oleh dr. Novi," tutur Jumiyatun.

Di Gunungkidul sasaran  pasien  bervariasi, baik reaktif maupun negatif. Suami istri yang rapidtesnya dinyatakan reaktif  setelah dilakukan cek  ulang, Jum'at 29/5/20,  berubah menjadi non-reaktif.

Pasangan suami istri Supardi (54) Endarsih (52), warga RT 07 RW 02, Dusun Plembon Lor, Desa Logandeng, Kecamatan Playen  bernafas lega. 

"Kami berdua minum Raja-Jawa habis 3 botol. Sementara Y Dika Widyatma, anak kami positif, di RSUD Wonosari. Dia kami kirim dua botol. Semoga sampel swabnya negatif," ujar mereka. 


Bambang Wahyu Widayadi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bagaimana Menurut Anda

DHANDHANG-GULA NALISIR

Siji Gunungkidul  ing mangsa kawuri  Alas wingit 'king tebih sinawang Sato galak panunggune. Jalma nerak keplayu Asri wana caketing ati ...