Rabu, 07 Oktober 2020

Dari Satu Gerbong, Mantan Rektor UNY Siap Menarik Ribuan Gerbong

 

Prof. Dr. Sutrisna Wibawa, M.Pd. diakui dunia, berhasil menarik gerbong UNY ke pelataran sukses besar dan bergengsi. Pengalaman menjadi lokomotif perguruan tinggi mau dia terapkan di dunia pemerintahan. Itu sebabnya dia mundur dari jabatan rektor UNY, kemudian maju berkompetisi di Pilkada Gunungkidul 2020. 

"Iya, saya cukup suntuk makan asam garam memimpin satu organisasi pendidikan di UNY," kata profesor saat bertatap muka dengan media, di berbagai kesempatan.

Karena kerja keras, kerja cerdas, juga kerja ikhlas Sutrisna Wibawa, bersama seluruh sivitas akademika,  tahun 2020 bergadil membawa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) masuk dalam deretan perguruan tinggi kluster 1. Hal tersebut setelah terjadi   pemeringkatan oleh Ditjen Dikti Kemendikbud, UNY berada di urutan 12 dari 15 universitas yang masuk kluster 1.

"Capaian yang diraih UNY, baik di tingkat nasional, regional maupun internasional merupakan modal utama dalam rangka mewujudkan visi menjadi universitas kependidikan kelas dunia tahun 2025. Mewakili seluruh keluarga besar UNY, saya mengucapkan terima kasih kepada Profesor Sutrisna Wibawa atas dedikasi dan pengabdian yang optimal dan maksimal untuk keunggulan dan kejayaan UNY. Berkah untuk Profesor Sutrisna dalam mengolah ladang pengabdian baru, bagi kesejahteraan masyarakat," ujar Plt. Rektor UNY,  Prof. Dr. Margana, M.Hum. MA.

Tidak tanggung-tanggung, dari satu gerbong,  Profesor Sutrisna bertekat menarik rangkaian puluhan Gerbong Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) belasan Kapanewon, Ratusan Desa, bahkan ribuan gerbong bernama Padukuhan.

Tidak ada lain bahwa  di benaknya gemuruh menggelora impian Gunungkudul Maju di Abad Samudera Hindia.

"Pada hati dan rasa saya catatkan. Pada nurani dan sanubari saya pahatkan. Terima kasih telah bersama-sama memberi warna pada UNY tercinta," demikian kata pamit Sutrisna Wibawa, di depan jajaran rektorat, kemudian melaju ke Bumi Handayani  guna membedah lahan politik bersama PAN, PKS, Gerindra dan Partai Demokrat. 

Bambang Wahyu Widayadi

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bagaimana Menurut Anda

DHANDHANG-GULA NALISIR

Siji Gunungkidul  ing mangsa kawuri  Alas wingit 'king tebih sinawang Sato galak panunggune. Jalma nerak keplayu Asri wana caketing ati ...